Menu

PISAH SAMBUT KEPALA DINAS ESDM PROVINSI JAWA TIMUR

PISAH SAMBUT KEPALA DINAS ESDM PROV…

   JAKARTA - Menteri...

Giliran 566 Nelayan Tuban Kebagian Konkit Gratis

Giliran 566 Nelayan Tuban Kebagian …

Tuban, Pemerintah membagi...

Dirjen Migas Minta Nelayan Rawat Konverter Kit dari Pemerintah

Dirjen Migas Minta Nelayan Rawat Ko…

Tuban, Pemerintah terus m...

Ditjen Migas Selenggarakan Indonesia’s Oil and Gas Partnership Program 2017

Ditjen Migas Selenggarakan Indonesi…

Jakarta, Dalam rangka mem...

Yang Muda, Yang Cerita

Yang Muda, Yang Cerita

Kementerian Energi dan Su...

Prev Next

BBM Satu Harga: Hingga Agustus, 23 Lembaga Penyalur Telah Beroperasi

BBM Satu Harga: Hingga Agustus, 23 Lembaga Penyalur Telah Beroperasi

Jakarta, Dengan diresmikannya SPBU Kompak Kayoa Barat di Kabupaten Halmahera Barat, berarti hingga Agustus 2017, sebanyak 23 lembaga penyalur dalam Program BBM Satu Harga telah beroperasi dari target 54 lembaga penyalur tahun ini.

Selain Kayoa Barat, pada Agustus ini direncanakan juga akan dioperasikan 4 lembaga penyalur seperti di Kecamatan Paloh (Kabupaten Sambas-Kalimantan Barat), Kecamatan Danau Sembuluh (Kabupaten Seruyan-Kalimantan Tengah), Kecamatan Amalatu (Kabupaten Seram Bagian Barat- Maluku) dan Kecamatan Kabaruan (Kabupaten Kepulauan Talaud-Sulawesi Utara).

Sebelum Kayoa, sebanyak 22 lembaga penyalur di 14 provinsi telah beroperasi. Rinciannya, 8 lembaga penyalur di Provinsi Papua (Kabupaten Puncak, Duga, Yalimo, Mamberamo Raya, Mamberamo Tengah, Tolikara, Intan Jaya, Paniai). Kemudian 2 lembaga penyalur di Papua Barat (Kabupaten Pegunungan Arafak, Sorong Selatan) serta 1 lembaga penyalur di Provinsi Maluku Utara (Kab. Morotai).

Selain itu, terdapat 11 lembaga penyalur yang tersebar seperti di Kalimantan Utara (Kabupaten Nunukan), Sumatera Utara (Kabupaten Nias Selatan), Sumatera Barat (Kabupaten Kep. Mentawai), Jawa Tengah (Kabupaten Jepara), Jawa Timur (Kabapaten Sumenep), Nusa Tenggara Barat (Kabupaten Sumbawa), Nusa Tenggara Timur (Kabupaten Sumba Timur), Sulawesi Tenggara (Kabupaten Wakatobi), Kalimantan Timur (Kabupaten Mahakam Hulu), Kalimantan Barat (Kabupaten Bengkayang) dan Sulawesi Utara (Kabupaten Kepulauan Talaud).

Program BBM Satu Harga bertujuan agar harga BBM yang sama dapat dinikmati oleh rakyat di seluruh Indonesia, khususnya dari 3T yaitu tertinggal, terdepan dan terluar. Program ini dicanangkan Presiden Joko Widodo pada tahun 2016. Selanjutnya, Menteri ESDM Ignasius Jonan tanggal 10 November 2016 telah menetapkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 36 Tahun 2016 tentang Percepatan Pemberlakuan Satu harga Jenis Bahan Bakar Tertentu dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan Secara Nasional, yang diberlakukan sejak 1 Januari 2017.

Pada intinya, Kepmen ini mengamanatkan agar badan usaha yang menyalurkan BBM bersubsidi segera mendirikan lembaga penyalur di lokasi-lokasi yang belum terdapat penyalur jenis BBM Tertentu dan jenis BBM Khusus Penugasan. Sebagai tindak lanjut, telah ditetapkan 148 lokasi sebagai wilayah BBM Satu Harga. (LR)

back to top

Content on this page requires a newer version of Adobe Flash Player.

Get Adobe Flash player

wmt Joomla Module